Demonstran Naiki Monumen Tugu Tani dan Bentangkan Kain Berisi Tuntutan saat Aksi di Jakarta
Nasional

Demonstran Naiki Monumen Tugu Tani dan Bentangkan Kain Berisi Tuntutan saat Aksi di Jakarta

F
Fazlur Rahman 22 Oktober 2026 · 4 penayangan

Sejumlah demonstran terlihat menaiki monumen Tugu Tani dan membentangkan kain berisi tuntutan aksi di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (20/10/2026) sore. Aksi tersebut berlangsung di tengah demonstrasi yang digelar massa untuk menyampaikan aspirasi dan kritik terhadap pemerintah, bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Aksi di atas monumen menjadi salah satu momen yang menarik perhatian di tengah berlangsungnya demonstrasi. Sejumlah peserta terlihat berada di bagian atas Tugu Tani sambil membentangkan kain yang memuat pesan tuntutan. Kain tersebut digunakan sebagai media untuk menyampaikan aspirasi massa agar mendapat perhatian publik.

Tugu Tani yang berada di kawasan Jakarta Pusat menjadi salah satu titik berkumpulnya demonstran pada sore itu. Di tengah aktivitas massa, keberadaan peserta yang menaiki monumen menambah perhatian terhadap jalannya aksi. Namun, informasi mengenai jumlah demonstran yang berada di atas monumen maupun durasi mereka bertahan di lokasi belum diketahui secara pasti.

Demonstrasi tersebut berlangsung dalam momentum dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Peringatan ini menjadi kesempatan bagi sejumlah kelompok masyarakat, termasuk mahasiswa dan aktivis, untuk menyampaikan pandangan mereka mengenai berbagai kebijakan pemerintah serta persoalan yang dinilai masih membutuhkan perhatian.

Dalam aksi di kawasan Tugu Tani, massa membawa tuntutan sebagai bagian dari penyampaian aspirasi. Meski demikian, rincian tulisan yang tercantum pada kain yang dibentangkan dari atas monumen belum dijelaskan secara lengkap dalam informasi yang tersedia. Karena itu, isi tuntutan spesifik pada kain tersebut belum dapat dipastikan.

Penggunaan monumen sebagai tempat membentangkan pesan juga membuat aspek keselamatan menjadi perhatian. Berada di bagian atas struktur monumen memiliki risiko tersendiri, terutama jika peserta harus turun dalam kondisi yang tidak aman. Oleh sebab itu, peserta aksi perlu memperhatikan keselamatan diri dan orang lain serta menghindari tindakan yang berpotensi membahayakan.

Di sisi lain, berlangsungnya demonstrasi di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar Tugu Tani. Pengguna jalan yang hendak melintas di Jakarta Pusat disarankan memantau informasi lalu lintas terkini dan mengikuti arahan petugas apabila terdapat pengaturan atau pengalihan arus kendaraan.

Masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi juga diimbau tetap tenang dan mengutamakan keselamatan apabila melintas di dekat kerumunan massa. Perubahan situasi di lapangan dapat terjadi seiring pergerakan peserta demonstrasi dan perkembangan penanganan aksi oleh petugas terkait.

Aksi di Tugu Tani menjadi bagian dari dinamika penyampaian pendapat di ruang publik pada peringatan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Melalui kain yang dibentangkan di atas monumen, para demonstran berupaya menyampaikan pesan yang mereka bawa dalam aksi tersebut. Perkembangan selanjutnya, termasuk rincian tuntutan dan respons pihak terkait, masih menunggu informasi lebih lanjut.

Topik

Memuat tag...