Diduga Rem Blong di Jalan Menurun, Truk Sound Horeg Tabrak Motor di Malang hingga Tewaskan Perempuan 51 Tahun
Nasional

Diduga Rem Blong di Jalan Menurun, Truk Sound Horeg Tabrak Motor di Malang hingga Tewaskan Perempuan 51 Tahun

F
Fazlur Rahman 22 Oktober 2026 · 3 penayangan

Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Pletes, Desa Druju, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026). Sebuah truk bermuatan perangkat sound horeg diduga mengalami rem blong saat melintasi jalan menurun di kawasan perbukitan, kemudian menabrak sepeda motor yang melaju di depannya. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu korban lainnya harus mendapatkan penanganan medis.

Kecelakaan yang melibatkan truk bernomor polisi N 8150 US itu terjadi sekitar pukul 13.10 WIB. Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Malang, Ipda Samsul Khoiruddin, mengungkapkan bahwa truk tersebut dikemudikan oleh Moch. Nafis Nurhuda (26), warga Desa Kalitengan, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Samsul, truk melaju dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan sedang. Saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan tersebut melewati jalan menurun di wilayah perbukitan Desa Druju. Pada saat itulah, truk diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman sehingga pengemudi tidak mampu mengendalikan laju kendaraan.

“Truk tersebut melaju dengan kecepatan sedang dari selatan ke utara. Sesampainya di TKP, jalanan menurun, truk diduga mengalami rem blong,” kata Samsul saat dikonfirmasi, Senin (19/10/2026).

Kondisi jalan yang menurun diduga menjadi faktor penting dalam kecelakaan tersebut. Ketika sistem pengereman tidak berfungsi sebagaimana mestinya, pengemudi berpotensi kesulitan memperlambat atau menghentikan kendaraan, terlebih truk tersebut membawa muatan perangkat sound horeg.

Truk yang melaju kemudian menabrak sepeda motor di depannya. Benturan tersebut membuat sepeda motor terseret bersama kendaraan berat beserta muatannya. Pengendara dan penumpang sepeda motor pun menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Akibat kejadian itu, kedua korban dievakuasi ke rumah sakit berbeda untuk mendapatkan penanganan. Aji Sentot Budiono Edy dibawa ke Rumah Sakit Lavalette di Kota Malang. Sementara itu, Muflikhatin Munawaroh (51), warga Jalan Kanjuruhan, Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, meninggal dunia dan dievakuasi ke RSUD Kanjuruhan, Kepanjen.

Kecelakaan ini menambah perhatian terhadap keselamatan berkendara di jalur perbukitan, khususnya pada ruas jalan yang memiliki turunan. Kendaraan berat yang melintas di medan seperti itu membutuhkan kondisi teknis yang prima, terutama pada sistem pengereman, agar dapat mengendalikan kecepatan dan mengantisipasi kendaraan lain di depannya.

Dalam penanganan kasus tersebut, petugas Satlantas Polres Malang melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan jejak pengereman truk di lokasi kecelakaan. Temuan ini memperkuat dugaan adanya kegagalan fungsi pengereman, meskipun penyebab pasti kecelakaan tetap perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.

Penyidik perlu mendalami kondisi teknis truk, termasuk fungsi sistem pengereman dan kelayakan kendaraan sebelum kecelakaan terjadi. Pemeriksaan terhadap kendaraan serta keterangan pengemudi dan saksi dapat membantu memastikan rangkaian peristiwa yang berujung pada kecelakaan tersebut.

Selain itu, kondisi jalan, muatan kendaraan, serta kemampuan pengemudi mengendalikan truk saat melintasi turunan juga menjadi aspek yang relevan untuk ditelusuri. Pendalaman diperlukan agar penyebab kecelakaan dapat diketahui secara menyeluruh dan penanganan hukum dilakukan berdasarkan fakta yang ditemukan.

Peristiwa di Jalan Raya Pletes tersebut menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan, terutama bagi kendaraan berat yang membawa muatan dan melintasi jalur menurun. Sistem pengereman harus dipastikan berfungsi dengan baik karena gangguan pada komponen tersebut dapat menimbulkan risiko serius bagi pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.

Di tengah proses penyelidikan, perhatian utama tertuju pada penanganan korban serta pengungkapan penyebab kecelakaan secara akurat. Polisi masih perlu memastikan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap insiden tersebut sebelum menarik kesimpulan akhir mengenai penyebab dan tanggung jawab dalam kecelakaan maut ini.

Topik

Memuat tag...