Nasional

Geledah Kantor PT IAS, Kejari Tangerang Sita 75 Dokumen Korupsi Rp5,49 Miliar Proyek Pesawat Fiktif

D
Devi Sry Atmaja 21 Juni 2026 · 2 penayangan

Tangerang – Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang kembali menunjukkan keseriusannya mengusut dugaan korupsi di sektor aviasi. Pada Jumat, 19 Juni 2026, penyidik melakukan penggeledahan di kantor pusat PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS) yang berlokasi di Kota Tangerang.

Berdasarkan penggeledahan tersebut, tim yang dipimpin oleh Kasi Pidsus Hasbullah berhasil menyita 75 dokumen penting yang diduga berkaitan erat dengan perkara tindak pidana korupsi pengoperasian pesawat udara tahun 2022. Hingga Minggu, 21 Juni 2026, penyidikan masih berlangsung intensif. Penyidik tengah mendalami isi dokumen-dokumen yang disita, termasuk kontrak kerja sama, bukti pembayaran, Rancangan Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2022, serta dokumen penunjukan mitra usaha.

Kasus ini bermula pada tahun 2021 ketika PT Angkasa Pura Kargo (APK) — yang kini telah berganti nama menjadi PT Integrasi Aviasi Solusi (IAS) — menetapkan lini bisnis baru berupa jasa Charter Pesawat. Rencana ini kemudian dimasukkan ke dalam RKAP perusahaan tahun 2022.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Tangerang, Anak Agung Suarja Teja Buana mengungkapkan pada Februari 2022, PT APK menunjuk PT WSU sebagai mitra usaha untuk mengoperasikan pesawat jenis Boeing 737-300. Namun dalam perjalanannya, PT WSU diketahui tidak memiliki sertifikasi resmi untuk mengoperasikan armada Boeing 737-300 tersebut.

"Meski demikian, PT APK tetap melakukan pembayaran kepada PT WSU dengan nilai mencapai Rp5,49 miliar. Padahal, kegiatan pengoperasian pesawat itu tidak pernah terealisasi," tandasnya. ia juga menambahkan kegiatan pengoperasian pesawat Boeing 737-300 tersebut tidak pernah terealisasi alias fiktif. Dugaan kuat menyebut proyek ini bersifat fiktif dan menjadi modus penyalahgunaan anggaran perusahaan.

PT IAS merupakan anak usaha di bawah naungan InJourney Aviation Services, yang bergerak di bidang layanan penerbangan dan kargo. Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan dugaan penyimpangan anggaran di perusahaan BUMN.

Menurut keterangan resmi Kejari Kota Tangerang, proses penyidikan masih terus berjalan. Tim penyidik sedang menganalisis aliran dana, keterlibatan pihak-pihak internal, serta menghitung potensi kerugian yang ditimbulkan.

Hingga saat ini, belum ada penetapan tersangka baru yang diumumkan dari hasil penggeledahan terbaru. Penyidik juga telah memeriksa puluhan saksi guna mengungkap fakta dan pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Sampai berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Integrasi Aviasi Solusi belum mengeluarkan keterangan resmi terbaru terkait penggeledahan di kantor mereka. Beberapa karyawan yang ditemui di lokasi juga enggan memberikan komentar, dengan alasan proses hukum sedang berjalan.

Kasus ini menambah daftar penyidikan korupsi di lingkungan PT Angkasa Pura Kargo periode sebelumnya. Sebelumnya, Kejari Tangerang telah menetapkan beberapa tersangka dalam kasus korupsi pengadaan lain di perusahaan yang sama.

Kepala Seksi Pidsus Hasbullah menegaskan bahwa Kejari Kota Tangerang berkomitmen mengusut tuntas perkara ini secara profesional, transparan, dan akuntabel sesuai hukum yang berlaku.

Topik

Memuat tag...